Muh Haris Dorong Peran Mahasiswa Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Universitas Ngudi Waluyo

Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. H. Muh Haris, S.S., M.Si., sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Universitas Ngudi Waluyo, Kabupaten Semarang, Sabtu (14/2/2026)

Semarang, trendingjateng.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. H. Muh Haris, S.S., M.Si., menghadiri sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional di Universitas Ngudi Waluyo, Kabupaten Semarang, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti civitas akademika dan mahasiswa sebagai bagian dari upaya penguatan pemahaman tentang pentingnya pemenuhan gizi bagi generasi muda.

Dalam paparannya, Muh Haris menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program bantuan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Ia mengajak mahasiswa mengambil peran aktif dalam mendukung implementasi program, baik melalui edukasi, riset, maupun pengabdian kepada masyarakat.

“Mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Kampus harus menjadi pusat lahirnya inovasi dan gerakan sadar gizi di tengah masyarakat,” ujar Muh Haris.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi kunci agar program berjalan efektif dan tepat sasaran. Keterlibatan akademisi dinilai penting untuk memperkuat basis ilmiah sekaligus menghadirkan evaluasi konstruktif terhadap pelaksanaan kebijakan.

Rektor Universitas Ngudi Waluyo, Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum., menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menegaskan komitmen kampus untuk berkontribusi dalam mendukung program-program strategis pemerintah, khususnya di bidang kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kami memandang Program Makan Bergizi Gratis sebagai langkah konkret dalam membangun generasi yang lebih sehat. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk turut mengawal serta memberikan kontribusi pemikiran ilmiah agar program ini berjalan optimal,” kata Subyantoro.

Ia juga berharap mahasiswa mampu mengambil peran aktif melalui penelitian dan pengabdian masyarakat yang relevan dengan isu gizi. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi peserta sosialisasi, tetapi juga menjadi pelopor gerakan sadar gizi di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah mahasiswa memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan pandangan dan pertanyaan terkait implementasi MBG. Acara ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta aktif, sekaligus penegasan komitmen bersama untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis melalui kontribusi nyata dari lingkungan perguruan tinggi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *