Kabupaten Semarang, trendingjateng.id – Yayasan Al-Hikmah Karanggede kembali menggelar perkemahan keluarga bagi siswa kelas IX MTs Terpadu Al-Hikmah, siswa kelas XII SMAIT Al-Hikmah Karanggede, serta para orang tua. Kegiatan yang bertajuk SOTA Family Fun Camp ini berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (15-16/2), di Bumi Perkemahan Agrowisata Kuncen, Polobogo, Getasan, Kabupaten Semarang.
Acara ini diikuti oleh 300 peserta yang terdiri dari siswa, orang tua, dan pengurus yayasan. Panitia telah menyiapkan 100 tenda dome untuk menunjang kenyamanan peserta. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan oleh Yayasan Al-Hikmah melalui program Sekolah Orang Tua (SOTA).
Ketua Yayasan Al-Hikmah, Abdullah Ihsan Al Farhan, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan emosional dalam keluarga serta menguatkan visi keluarga yang menyekolahkan anak-anaknya di Al-Hikmah Karanggede. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang rihlah atau refreshing bagi keluarga.
“Kegiatan ini alhamdulillah mendapatkan perhatian dari para orang tua siswa. Terlihat mereka sangat antusias meskipun belum 100% bisa hadir. Dengan kegiatan ini diharapkan semakin terwujud keluarga yang harmonis. Sekaligus sebagai refreshing keluarga,” kata Abdullah Ihsan Al Farhan.
Pada malam hari, setelah melaksanakan shalat berjamaah, para peserta mendapatkan tausiyah dari Ketua Dewan Pembina Yayasan Al-Hikmah, Drs. H. Arju Rahmanto, M.Ag. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya kasih sayang orang tua kepada anak-anak mereka. Ia juga mendoakan agar siswa kelas IX MTs dan XII SMAIT yang akan lulus tahun ini dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan baik.
“Tak kandani (red: saya beri nasihat), orang tua itu harus mampu menyayangi anak-anaknya dengan baik. Meskipun anak-anak dititipkan di pondok pesantren, orang tua setiap hari, setiap habis shalat harus mendoakan yang terbaik untuk anak-anaknya. Karena kesuksesan anak-anak di masa depan juga sumbangsih dari para orang tua, doanya, kasih sayangnya, dan lain sebagainya,” jelas Arju Rahmanto.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak sore hari dan berakhir pada siang hari keesokan harinya. Beberapa agenda yang dilaksanakan antara lain shalat fardhu berjamaah, shalat tahajud berjamaah, tausiyah, serta kegiatan outbond bersama keluarga. Peserta juga diajak untuk memasak dan makan bersama keluarga di alam terbuka, sehingga menambah kebersamaan dan pengalaman spiritual.
Salah satu peserta, Zainal Abidin, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti perkemahan ini. Ia merasa dalam waktu singkat, hubungan dan komunikasi dalam keluarga bisa terbangun dengan baik melalui kegiatan kemah. “Kami bisa masak, makan, dan tidur bersama keluarga di alam terbuka, sekaligus melakukan tafakur alam. Ini pengalaman yang luar biasa,” ujarnya.
Peserta perkemahan juga datang dari berbagai daerah, bahkan ada yang berasal dari Kabupaten Pemalang. Dengan konsep mandiri, peserta membawa sendiri bekal, perlengkapan masak, dan kebutuhan lainnya, sementara panitia hanya menyediakan sarapan.
Kegiatan SOTA Family Fun Camp ini diharapkan terus berlanjut sebagai wadah pembelajaran bagi keluarga dalam membangun komunikasi yang lebih erat dan menciptakan kenangan yang berharga dalam lingkungan yang penuh kebersamaan.





